riskayula
ALLAH SWT♥ riska yulia arifin @riskayula ica. icao. @jarfajarjar♥ . i'm twobis @UPI_2011 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia .I♥Pink .I♥mickey&minnie mouse. Maliq & D'essentials ☮☮☮☮☮☮☮☮
Jumat, 19 April 2013
Senin, 11 Maret 2013
MANAJEMEN KELAS
PENGERTIAN MANAJEMEN
•
Menurut
Prof. Oie Liang Lee Manajemen adalah ilmu dan seni mengkoordinasikan serta
mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan.
•
James
A.F. Stoner Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian,
kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan
sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang
telah ditetapkan sebelumnya.
v
Jadi Manajemen adalah suatu proses pengorganisasian atau upaya
pengendalian sumber daya manusia agar bisa mencapai tujuan yang telah
ditetapkan.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN
Manajemen pembelajaran menurut Ibrahim bafadhal. Menurutnya,
Manajemen pembelajaran adalah segala usaha pengaturan proses belajar mengajar
dalam rangka tercapainya proses belajar mengajar yang efektif dan efisien.
Manajemen program pembelajaran sering disebut dengan manajemen kurikulum dan
pembelajaran (Bafadhal, 2004: 11).
KONSEP MANAJEMEN KELAS
manajemen
kelas adalah segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar
mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk
belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan.
KEGIATAN MANAJEMEN KELAS
Kegiatan manajemen
kelas diantaranya :
•
Pengaturan siswa
•
Pengaturan fasilitas
TUJUAN MANAJEMEN KELAS
Menurut Dirjen PUOD dan Dirjen Dikdasmen
(1996) adalah :
v
Mewujudkan
situasi dan kondisi kelas, baik sebagai lingkungan belajar maupun sebagai
sekelompok belajar yang memungkinkan peserta didik untuk mengembengkan
kemampuan semaksimal mungkin.
v
Menghilangkan
berbagai hambatan yang dapat menghalangi terwujudnya interaksi pembelajaran.
v
Menyediakan
dan mengatur fasilitas serta peabot belajar yang mendukung dan memungkinkan
siswa belajat sesuai dengan lingkungan sosial, emosional, dan intelektual siswa
dalam kelas.
v
Membina
dan membimbing siswa sesuai dengan latar belakang sosiaal, ekonomi, budaya
serta sifat-sifat individualnya.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANAJEMEN KELAS
•
Kondisi
fisik
•
Kondisi
Sosio-Emosional
•
Kegiatan
Rutin
ASPEK MANAJEMEN KELAS
•
Mengecek
kehadiran
•
Mengumpulkan
hasil pekerjaan siswa, memeriksa dan menilai hasil pekerjaan
•
Pendistribusian
alat dan bahan
•
Mencatat
data
•
Pemeliharaan
arsip
•
Menyampaikan
materi pelajaran
•
Memberikan
tugas
FUNGSI MANAJEMEN KELAS
•
Merencanakan
•
Mengorganisasikan
•
Memimpin
•
Mengendalikan
MASALAH DALAM MANAJEMEN KELAS
Masalah berdasarkan sifatnya:
1. Perenial
2. Nurturant effect
3. Substanstif
4. Kontekstual
Masalah berdasarkan jenis
yang muncul dikelas :
1. Masalah individu
2. Masalah kelompok
Masalah berdasarkan
sumbernya :
1. Dari lingkungan rumah
2. Dari lingkungan masyarakat
3. Dari lingkungan sekolah
Usaha Pencegahan Masalah Dalam Pengelolaan Kelas
ü
Usaha
yang bersifat pencegahan
ü
Usaha
yang bersifat penyembuhan
Kesimpulan
Manajemen
kelas adalah segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana belajar
mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk
belajar dengan baik sesuai dengan kemampuan. Salah satu
tujuan manajemen kelas adalah mewujudkan situasi dan kondisi kelas, baik
sebagai lingkungan belajar maupun sebagai sekelompok belajar yang memungkinkan
peserta didik untuk mengembengkan kemampuan semaksimal mungkin. Factor yang mempengaruhi manajemen
kelas meliputi Kondisi fisik, Kondisi Sosio-Emosional, dan Kegiatan Rutin. Fungsi manajemen kelas adalah Merencanakan, Mengorganisasikan, Memimpin
dan mengendalikan. Tipe-tipe masalah berdasarkan Masalah berdasarkan sifatnya
yaitu Perenial, Nurturant effect, Substanstif, dan Kontekstual. Berdasarkan jenis yang muncul dikelas yaitu Masalah individu dan
Masalah kelompok. Sedangkan Masalah jika dilihat berdasarkan sumbernya terdiri
dari lingkungan rumah, lingkungan masyarakat dan lingkungan sekolah.
DAFTAR PUSTAKA
Tim Dosen Jurusan
Administrasi Pendidikan. (2010). Pengelolaan
Pendidikan. Bandung : Jurusan Administrasi Pendidikan.
Septizhafira. Masalah
dan solusi dalam pengelolaan kelas. http://septizhafira.wordpress.com/2012/11/15/masalah-dan-solusi-dalam-pengelolaan-kelas/
(2011)
Kamis, 07 Maret 2013
janji
janji bukan kata
biasa
janji bukan suatu
permainan
janji bukan suatu
pembalasan
tapi janji adalah
suatu janji
selalu
kamu membuat janji
selalu
kamu mengingkari
janji
selalu
kamu membuat dan
mengingkari janji
janji janji janji
riska yulia arifin, 2012
Blackberry Mampu Menghipnotis Manusia
Dengan munculnya smartphone
teknologi di dunia sudah lebih canggih, Blackberry atau smartphone mampu
menghipnotis manusia , fitur – fitur Blackberry yang membuat manusia menyukai
hp tersebut, banyak sekali yang mengganti HP nya dengan Blackberry. Blackberry
bukan hanya untuk berkomunikasi tetapi bisa berbisnis dengan menggunakan
Blackberry. Orang – orang mengakui bahwa Blackberry memudahkan mereka
berkomunikasi, mengirim gambar, e-mail, voice note dan lain lain. Bahkan bukan
hanya orang dewasa yang menggunakan Blackberry , anak SD pun sekarang sudah
menggunakan Blackberry. Blackberry memang sudah membuat para konsumennya susah
lepas. Kemana – mana di simpan di tangan, padahal tidak ada bbm , sms atau
telfon. Fenomena ini sudah sangat biasa di kalangan masyarakat kita. Terbukti
bahwa kecanggihan suatu teknologi bisa menghasut orang – orang untuk
memakainya.
Sinopsis Cerpen Symphony for My Autumn
Seorang
gadis culun berkacamata dan sering diejek oleh teman temannya bernama Rachel,
sebenarnya ia adalah sosok gadis yang penyayang namun karena teman-temannya
sering mengejek dia, dia menjadi pendiam dan sering menyembunyikan keluh
kesahnya seornag diri. Orion sosok pria yang sering mengejek dan mengolok-olok
Rachel ia sosok yang jahil namun dibalik sifat yang jahil, sombong nya itu dia
mempunyai hati yang lembut seperti kapas. Pada suatu hari kepala Orion
terbentur oleh bola basket dan akhirnya Orion dirawat di Rumah Sakit, dan
ternyata dia mengidap kanker stadium akhir. Hari-hatinya ia habiskan di Rumah
Sakit tempat kakaknya Rachel bekerja, kakak Rachel seorang dokter muda atau
asisten dokter. Rachel yang tiap harinya selalu menemani kakanya di rumah sakit
karena ia ingin sekali menjadi dokter. Suatu hari Rachel melihat sosok Orion
sengang diem di lorong rumah sakit, namun ia tidak berani mendekati Orion,
tiba-tiba Bobby bersama kekasih hati Orion datang menemui Orion dan Bobby
memaksa Orion untuk bermain basket, karena Orion adalah salah satu pemain
basket di Sekolahnya, ia menjadi pemain basket karena ingin meneruskan
cita-cita kakaknya yang sudah meninggal. Orion menjelaskan kepada Bobby bahwa
ia tidak bisa bermain basket lagi dengan keadaan ia yang menggunakan kursi roda
ini, Bobby meninggalkan Orion dengan rasa kesal dan kecewa, sang kekasih hati
Orion pun ikut meninggalkannya. Orion terpuruk sedih dan terjatuh dari kursi
rodanya, namun sesudah kejadian tersebut Rachel memberanikan dirinya untuk
menolong Orion kembali duduk di kursi roda, Rachel yang telah memperhatikannya
dari tadi ia membantu Orion. Semenjak itu Rachel memberikan semngat kepada
Orion untuk bisa bertahan hidup dan memberi masukan kepada Orion agar ia tetap
kuat.
Hari
demi hari Rachel merawat Orion dan mengobrol dengan Orion seakan-akan Rachhel
tidak mempunyai dendam kepadanya karenga Orion sering menyakiti hati Rachel
dengan sering mengejeknya di Sekolah dulu. Suatu hari saat Orion bermain piano
Rachel pun memperhatikannya dan mendengarkan alunan piano itu. Rachel sangat
menyukai nada nada indah dari piano tersebut, Orion menjelaskan kepada Rachel
ia menyukai piano, bukan basket dia bermain basket karena merasa dengan dengan
kakanya sewaktu bermain basket. Cita-cita Orion adalah menjadi seorang pianis. Rachel sangat
mendukung Orion untuk bermain piano dan ia meminta Orion untuk menyelesaikan
nada-nada indah tersebut. Hari demi hari dengan perhatian Rachel, Orion
menyadari bahwa Rachel lah malaikat yang dikirim tuhan untuk menjaganya, ia
mulai mencintai Rachel namun ia berfikir tidak mungkin bisa memilikinya dengan
keadaannya yang seperti itu. Saat Orion menyelesaikan nada-nada indah piano
tersebut ia pingsan dipelukan Rachel dan ia koma selama sebulan di rumah sakit.
Saat Orion sudah mulai siuman dan ia pun meminta kepada dokter untuk menghadiri
perpisahan sekolahnya karena ia ingin menunjukan kepada semua orang bahwa ia
kuat dan bisa memainkan piano. Setelah waktu perpisahan tiba ia memainkan piano
dan sambil mencari-cari sosok Rachel namun ditengah-tengah alunan tersebut dia
jatuh dan Rachel langsung menghampirinya, Orion menyatakan cintanya kepada
Rachel dan ia meminta maaf kepada Rachel dan ia menyesal. Setelah itu Orion
meninggal dan Rachel pun meneruskan cita-citanya untuk menjadi seorang dokter.
peran guru BK
¨
Mengenal
siswa secara pribadi.
Melalui
pendekatan pribadi guru akan langsung mengenal dan memahami siswa secara lebih
mendalam.. Seorang guru harus melakukan pendekatan pribadi kepada siswanya agar
memahami karakter siswa, minat, dan bakat siswa itu sendiri.. Peran Guru BK
dalam mengenal siswa secara pribadi bisa melalui cara dengan memanggil siswa
dan melakukan wawancara dengan siswa, atau mencari informasi tentang siswa, dan
juga guru BK harus bisa menciptakan situasi hubungan
yang baik dengan siswa sehingga siswa dapat menceritakan hal apa saja yang
sedang terjadi kepadanya. Dengan cara ini guru dapat mengetahui keadaan siswa,
masalah yang sedang dihadapi siswa. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai
cara diluar kegiatan belajar mengajar, misalnya melalui kegiatan ekstra
kurikuler, rekreasi dan situasi-situasi informal lainnya.
¨ Menindaklanjuti
siswa yang memerlukan perhatian khusus.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, konselor harus mencari informasi yang
berkaitan dengan siswa yang bermasalah tersebut agar dapat ditentukan letak
permasalahan yang dialami oleh siswa, dengan cara memperhatikan siswa secara
langsung dalam proses belajar mengajar. Dari pengamatan yang dilakukan oleh
konselor, konselor akan tau bahwa siswanya telah mengalami penurunan
semangat belajar, nilai tugas , ujian, dan ulangan rendah, dan peringkat
dibawah rata-rata.
Usaha
pemberian bantuan adalah upaya yang dilakukan untuk membantu siswa dalam
memcahkan masalah menuju perkembangan yang optimal. Pemberian bantuan ini harus
disesuaikan dengan faktor penyebab timbulnya masalah yang dihadapi oleh siswa.
Jenis bantuan yang direncanakan untuk siswa bisa dengan cara kerja sama dengan
wali kelas, kejasama ini dilakukan untuk mencari jalan keluar dari masalah yang
dihadapi oleh siswa, karena wali kelas adalah orang yang paling mengerti
tentang latar belakang siswa yang bersangkutan. Dengan pendekatan dan interaksi
secara kontinyu wali kelas dapat menyimpan segala rahasia tentang siswa yang
mengalami masalah bahkan wali kelas dapat memberikan bantuan secara intentif
dan dapat memperhatikan dengan pendekatan individu. Hal ini dilakukan dengan
mengambil jam diluar jam pelajaran. Dengan adanya perhatian tersebut siswa
dapat secara, bertahap memperbaiki dirinya sendiri.
Cara
lain adalah dengan kerja sama dengan orang tua murid. Kunjungan kerumah dapat
dilakukan untuk mengetahui latar belakang keluarga dan kondisi siswa
dilingkungan rumah. Guru BK bertemu dengan orang tuanya dan meminta agar
anaknya di perhatikan. Dan memberitahu orang tua siswa harus sesekali
membimbing siswa dalam belajar di rumah atau siswa diberi kegiatan les pelajaran
tambahan agar siswa belajar secara
mandiri, dan mulai muncul motivasi dan kesadaran belajar secara serius.
¨ Mengidentifikasi siswa yang
memerlukan bantuan
Untuk mendeteksi dan identifikasi
kesulitas belajar siswa yang membutuhkan layanan bimbingan belajar bisa melalui
wawancara dengan memanggil semua siswa secara bergiliran. Hal ini dapat
memperlihatkan siswa yang benar-benar mendapatkan bimbingan. Lalu mendiskusikan
dengan siswa tentang hasil tes bakat mereka misalnya tes IQ atau toefl.
Tujuan dari identifikasi kesulitan belajar ini adalah
untuk mengumpulkan data siswa sebanyak-banyaknya sehingga dapat mengetahui
penyebab timbulnya masalah yang dihadapi oleh siswa. Siswa yang akan diberikan
bimbingan, terlebih dahulu harus diketahui data-datanya, yang akan memberikan
keterangan tentang peserta didik yang mengalami kesulitan dan memerlukan
bantuan. Dari data siswa, dikumpulkan
kemudian dianalisis. Kegiatan ini dilakukan dengan berbagai cara melalui
penyebaran angket, wawancara, observasi.
Langganan:
Komentar (Atom)