¨
Mengenal
siswa secara pribadi.
Melalui
pendekatan pribadi guru akan langsung mengenal dan memahami siswa secara lebih
mendalam.. Seorang guru harus melakukan pendekatan pribadi kepada siswanya agar
memahami karakter siswa, minat, dan bakat siswa itu sendiri.. Peran Guru BK
dalam mengenal siswa secara pribadi bisa melalui cara dengan memanggil siswa
dan melakukan wawancara dengan siswa, atau mencari informasi tentang siswa, dan
juga guru BK harus bisa menciptakan situasi hubungan
yang baik dengan siswa sehingga siswa dapat menceritakan hal apa saja yang
sedang terjadi kepadanya. Dengan cara ini guru dapat mengetahui keadaan siswa,
masalah yang sedang dihadapi siswa. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai
cara diluar kegiatan belajar mengajar, misalnya melalui kegiatan ekstra
kurikuler, rekreasi dan situasi-situasi informal lainnya.
¨ Menindaklanjuti
siswa yang memerlukan perhatian khusus.
Dalam
melaksanakan kegiatan ini, konselor harus mencari informasi yang
berkaitan dengan siswa yang bermasalah tersebut agar dapat ditentukan letak
permasalahan yang dialami oleh siswa, dengan cara memperhatikan siswa secara
langsung dalam proses belajar mengajar. Dari pengamatan yang dilakukan oleh
konselor, konselor akan tau bahwa siswanya telah mengalami penurunan
semangat belajar, nilai tugas , ujian, dan ulangan rendah, dan peringkat
dibawah rata-rata.
Usaha
pemberian bantuan adalah upaya yang dilakukan untuk membantu siswa dalam
memcahkan masalah menuju perkembangan yang optimal. Pemberian bantuan ini harus
disesuaikan dengan faktor penyebab timbulnya masalah yang dihadapi oleh siswa.
Jenis bantuan yang direncanakan untuk siswa bisa dengan cara kerja sama dengan
wali kelas, kejasama ini dilakukan untuk mencari jalan keluar dari masalah yang
dihadapi oleh siswa, karena wali kelas adalah orang yang paling mengerti
tentang latar belakang siswa yang bersangkutan. Dengan pendekatan dan interaksi
secara kontinyu wali kelas dapat menyimpan segala rahasia tentang siswa yang
mengalami masalah bahkan wali kelas dapat memberikan bantuan secara intentif
dan dapat memperhatikan dengan pendekatan individu. Hal ini dilakukan dengan
mengambil jam diluar jam pelajaran. Dengan adanya perhatian tersebut siswa
dapat secara, bertahap memperbaiki dirinya sendiri.
Cara
lain adalah dengan kerja sama dengan orang tua murid. Kunjungan kerumah dapat
dilakukan untuk mengetahui latar belakang keluarga dan kondisi siswa
dilingkungan rumah. Guru BK bertemu dengan orang tuanya dan meminta agar
anaknya di perhatikan. Dan memberitahu orang tua siswa harus sesekali
membimbing siswa dalam belajar di rumah atau siswa diberi kegiatan les pelajaran
tambahan agar siswa belajar secara
mandiri, dan mulai muncul motivasi dan kesadaran belajar secara serius.
¨ Mengidentifikasi siswa yang
memerlukan bantuan
Untuk mendeteksi dan identifikasi
kesulitas belajar siswa yang membutuhkan layanan bimbingan belajar bisa melalui
wawancara dengan memanggil semua siswa secara bergiliran. Hal ini dapat
memperlihatkan siswa yang benar-benar mendapatkan bimbingan. Lalu mendiskusikan
dengan siswa tentang hasil tes bakat mereka misalnya tes IQ atau toefl.
Tujuan dari identifikasi kesulitan belajar ini adalah
untuk mengumpulkan data siswa sebanyak-banyaknya sehingga dapat mengetahui
penyebab timbulnya masalah yang dihadapi oleh siswa. Siswa yang akan diberikan
bimbingan, terlebih dahulu harus diketahui data-datanya, yang akan memberikan
keterangan tentang peserta didik yang mengalami kesulitan dan memerlukan
bantuan. Dari data siswa, dikumpulkan
kemudian dianalisis. Kegiatan ini dilakukan dengan berbagai cara melalui
penyebaran angket, wawancara, observasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar