apresiasi drama “Sampah”
Tema :
Kehidupan para tunawisma
Alur/plot : Alur Konvensional atau alur
linear
Tokoh dan penokohan :
-
Rendra Wicaksono sebagai Gembeli :
bijaksana, baik
-
Nicol Stefani sebagai Si Gagu : penuh misteri,penurut
-
Chayanda Nurhadi sebagai Gembol :
pemarah, baik, genit
-
Gina Kustinawati sebagai Gembul : luguh,
pintar
-
Siti Rahmawati sebagai Gombal : centil,
genit, cerewet
-
Litaniar Qonakis Iskandar sebagai pengamen
dan tukang sapu jalan : baik
-
Siska Hidayani sebagai pengamen : ceria,
baik
Setting/latar : Reruntuhan bangunan tua dan parkiran gedung
megah
Amanat :
Sinopsis
Naskah
sampah menceritakan tentang kehidupan para tunawisma yang dikarenakan imperialisme
kapitalis yang menggerus hidup mereka, dan mereka tinggal disebuah reruntuhan
bangunan tua yang kelam, dingin dan sampahlah teman mereka sehari-hari. Makan,
tidur, bermain, mengobrol dihabiskan direruntuhan bangunan tua yang kelam dan
banyak sekali sampah, sampah adalah sesuatu yang sudah biasa dan tak asing bagi
mereka.
Pada
suatu hari mereka dikejutkan oleh sebuah kabar yang buruk yang menyatakan bahwa
bangunan tua yang mereka tinggali setelah sekian lama akan diruntuhkan kemudian
akan digantikan dengan gedung yang mengah berupa sebuah pusat perbelanjaan dan
pusat bisnis yang seba modern, canggih dan serba bisa. Namun semua itu bisa
berubah, diantara mereka ada yang menutupi sesuatu rencana, pada saat
reruntuhan bangunan tua akan di ratakan oleh pemerintah, gembol, gembeli,gombal,
si gagu dan gembul melarikan diri dan ternyata si gagu tertangkap oleh petugas
yang akan meratakan reruntuhan bangunan tua itu. Sebelum ditangkap si gagu
menitipkan secarik kertas pada si penyapu jalan untuk disampaikan kepada si gembeli
namun si gagu menitip pesan pada sipenyapu jalan untuk tidak memberi tahukan
isi kertas itu kepada siapapun. Isi kertas itu sangat rahasia dan tidak
diketahui oleh siapapun selain gembeli. Dan mungkinkah isi kertas itu dapat
mengubah nasib mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar